Total Tayangan Laman

Kamis, Maret 16, 2017

Perkenalan

Mas Bro, Pekenalkan saya orang ndeso, sy mulai ke Jakarta sudah sejak kecil sy masih TK, berhubung Alm. Bapak saya dulu bekerja di PJKA sehingga satu satu anak yang beruntung kemana mana pergi ke Surabaya samapai Jakarta PP tidak bayar, Saya kenal Perumnas Klender sejak tahun 1974 kebetulan bude saya mulai tahun 1974.

Gan,.... dulu Perumnas Klender sekitar tahun 1974 rumahnya belum banyak di bangun masih jarang , baru teratai , nusa indah belum semuanya,  rumah susun pun belum ada.

Gan...yang paling nyebelin Metro Mini T.50 paling lama beroperasi dengan  T 506 juga, hingga sekarang belum ada reformasi Metro Mini T 506 masih pancet.

Gan.... dulu oplet, helicak dan bemo yang paling banyak. Nach setelah Lulus SMA dari Jawa Timur Gan sy langsung pindah KTP resmi dari Ngawi menuju Jakarta sekitar tahun 1987 saya ber KTP di Jl. Teratai Putih 1/No.1, belakangngya Islamic Centre Muhammadiyah . Begitu Gan..... ente yang dibawah umur Saya udeh lahir belum tahun 1987 minimal ente yang dibawah saya umur berapa..........  jadi urusan berdomisili di Teratai Putih sama ente..ente masih duluan saya..hee...heee...heee...., jadi sy kenal semua masyarakat sekitar tertai putih....enggak ngibul lo.....bisa dibuktikan. Gitu sejarahnya Gan....belum sejarah sekolah Muhammadiyah yang di belakang Teratai...gua ngerti banget.....xiii...xiiiii.....!

Kamis, Februari 18, 2016

FORMULASI DAN IMPLEMENTASI MANAJEMEN SEKOLAH YANG EFEKTIF

FORMULASI DAN IMPLEMENTASI
MANAJEMEN SEKOLAH YANG EFEKTIF
( Oleh : Arifin Mz )

Penyelenggaraan sekolah yang dijiwai dengan semangat membangun murid melalui segala keunggulannya, akan memperbaiki citra pendidikan. Peran ini dimainkan oleh para Kepala Sekolah sebagai pemegang otoritas tertinggi. Kepala Sekolah yang visioner akan mampu membawa sekolah ke jenjang prestatif. Keberhasilan yang dicapai tidak parsial, tetapi integratif antara prestasi akademis, moral, perilaku, ketrampilan dan kreatifitas. Kondisi tersebut dapat diciptakan dengan menata ulang semua komponen sekolah. Penataan yang dapat dilakukan adalah penyusunan : Rencana Strategis meliputi Visi dan Misi , Keunikan Sekolah, Kompetensi Lulusan, Kualifikasi Guru dan nilai nilai yang harus di junjung tinggi; Rencana Teknis ; Target; Program Kerja Tahunan Sekolah; Pelaksanaan Kegiatan: Kegiatan Belajar , Ekstrakurikuler, Sarpras, Keuangan, Penghargaan dan Peran serta Orang tua murid ; Evaluasi Kegiatan: Penetapan standar muutu dan bentuk-bentuk evaluasi standar mutu.